Langsung ke konten utama

Review : Runaway (Kezia Evi Wiadji)


Judul : Runaway
Penulis : Kezia Evi Wiadji
ISBN : 978-602-251-776-4
Penerbit : Grasindo
Editor : Abdurrahman
Desain Cover : Chyntia Yanetha
Tahun terbit : 2014
Tebal : 146 halaman

Amy dan adiknya, hidup bersama orangtua yang tidak lagi saling mencintai. Keberadaan sang Ayah telah digantikan oleh materi, sementara sang Ibu selalu menyakiti dirinya sendiri. Bertahun-tahun Amy merasa tidak bahagia. Gedung gereja dan kesibukannya sebagai panitia Natal selalu menjadi pelariannya.

Suatu hari, sepulang sekolah, Amy menemukan rumah dalam keadaan kosong. Hanya terdapat jejak darah di lantai dan di kamar Ibunya. Sesuatu yang mengerikan telah terjadi pada Ibunya.

Karena tak mampu lagi bertahan, Amy melarikan diri. Lari dari keluarga yang tak lagi memberinya rasa aman, kebahagiaan, juga kasih sayang.

Tetapi,

Seorang cowok menyebalkan, memergoki pelariannya itu.

***

“Dalam pelarian, aku menemukan kebenaran”

Berkisah seorang remaja bernama Amy yang memiliki keluarga berantakan. Nyaris setiap saat dia harus berpura-pura tuli saat mendengar pertengkaran orangtuanya. Bahkan tak jarang, pertengkaran tersebut menjadi sarapan pagi untuknya.

Sungguh ironis memang bagiku membayangkan kehidupan rumah tangga seperti itu. Apalagi, mengingat posisi Amy berperan sebagai kakak sulung dari adiknya, Tasya. Belum lagi kenyataan tentang pasangan selingkuhan Ayahnya yang ternyata sangat dekat keberadaannya.

Tak berhenti disitu saja, saat dia menemukan tempat terdamai yang bisa dia jadikan pelarian atas beban hidupnya. Muncullah sosok cowok yang jail, kepo, menjengkelkan, dan selalu membuat Amy mendengus keras bak banteng, dia adalah Reno.

Well, jujur saja. Saya selalu melihat pict novel Runaway berseliweran di beranda sosmed-ku dan aku mengira bahwa bulatan merah dicovernya adalah buah apel. Eh ternyata, hiasan pohon Natal ^_^))v

Mengambil tema keluarga dan moment Natal, menurutku adalah sesuatu tema novel yang unik. Mungkin diluar sana udah ada novel bertema seperti ini, tapi aku sendiri baru kali ini membacanya.

Aku sangat suka tokoh Amy dalam novel ini. Karena aku yakin, jika kejadian seperti itu menimpaku, mungkin aku takkan sekuat dia dan memilih untuk berlari ketempat yang memberikannya hal positif, GEREJA. Sosoknya yang selalu ingin melindungi adiknya pun sangat aku hargai. Yaa, meskipun akhirnya dia mengetahui ternyata Tasya-lah salah satu penyebab pertengkaran orangtuanya, dia tetap selalu menjaga adiknya tersebut.

Belum lagi Reno. Sosok cowok keren yang ternyata juga menyimpan masalahnya sendiri. Tapi berbeda dengan Amy, Reno menurutku disini sangat dewasa pemikirannya. Bahkan, mungkin bisa dikatakan bahwa dia juga memiliki andil menyatukan kembali kehangatan keluarga Amy.

“Hidup kita penuh dengan pilihan. Kamu mau pilih yang mana ? Selalu marah dan sedih ? Atau mencoba menerima dan tetap bersyukur ?” - Reno 
“Kalau aku bisa memilih, aku lebih memilih mempunyai orangtua yang bermasalah, tetapi aku masih bisa mengenal mereka. Bisa hidup bersama mereka” - Reno 
“Seburuk-buruknya orang tuamu, mereka tetap menyayangi kamu dan adikmu, kan ?” – Reno

Itu beberapa quotes yang dilontarkan Reno di Runaway ini ^_^))/

Oh iya, aku mau ngekritik penulisan “orang tua”. Iya sih, aku belum pernah menerbitkan novel atau semacamnya. Tapi menurutku ini perlu diberitahukan, dan memang inikan gunanya review sebuah buku/novel ? ^_^))v

Menurutku, perlu untuk membedakan pemilihan kata “orang tua” dan “orangtua”. “Orang tua” berkaitan dengan orang yang sudah lanjut usia. Sedangkan “Orangtua” berkaitan dengan Ayah dan/atau Ibu. Ayah dan Ibu Amy disini sepertinya digambarkan sosok yang belum lanjut usia, jadi harusnya sih pake “Orangtua”.. ^_^))”>

Tapi keseluruhan, aku menyukai novel ini. Pas konflik awal dan akhir pun, aku sempat nyesek dan sedikit menangis membayangkan posisi Amy saat itu. -___-))” Keluarga, Kebersamaan, dan Saling Menerima merupakan pesan moral dalam novel ini.

Last, thank you buat sang penulis, Kak Kezia yang udah ngasih kesempatan buat review novel Runaway-nya.. Moga, makin sukses terus yaa kak ^_^))/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tokoh Kartun Berwarna Kuning

Ini artikel sebenarnya setoran artikelku. Tapi karena nggak ter-approve, ya udah aku posting aja di blog pribadi aku. Toh, beberapa diantara karakter kartun ini aku suka banget ^_^))"> Sampe punya koleksi daster, baju kaos, boneka, dan seprai-nya.. Langsung aja kali yaa.. Ini beberapa tokoh kartun yang berwarna kuning~~

Teori Klasik Adam Smith Beserta Implikasi Kasus Masa Sekarang

TEORI KLASIK ADAM SMITH BESERTA IMPLIKASI KASUS MASA SEKARANG Shofiail Haisyah Sadri A1112275 Ilmu Ekonomi

ABSTRAK Manusia hidup sarat dengan persoalan, salah satunya ialah persoalan ekonomi. Saat persoalan ekonomi satu terselesaikan, maka persoalan ekonomi lainnya pun bermunculan. Hal inilah, yang menjadi dasar terciptanya teori-teori dan konsep ekonomi guna menyelesaikan persoalan dan tantangan tersebut. Untuk mendalami hal tersebut, maka sangat perlu untuk mempelajari bagaimana teori atau pemikiran ekonomi itu sendiri dikembangkan, siapa yang mengembangkan, mengapa dikembangkan, dan apa saja konsekuensi yang ditimbulkannya. Hal ini tentu sangat berguna untuk pengambilan keputusan terhadap persoalan ekonomi bahkan dalam ruang lingkup negara.

Tips Get Medal High Sea Saga Mudah

Game..
Ini salah satu jenis hiburan yang jadi favoritku, selain baca novel. Untuk genre, aku lebih senang memainkan game yang bersifat simulasi.. Bahkan, pernah satu waktu handphone-ku hampir 50% cuma berisikan aplikasi game saja.. Tapi sekarang sih, sudah sedikit taubat, karena ada sesuatu hal yang ingin aku capai dan list deadline tahun ini.. Jadi, mau tidak mau harus rela mengurangi kegiatan bermain gameku..
Untuk saat ini, aku hanya menyisakan tiga buah aplikasi di folder Games handphone-ku.. Dua aplikasi ialah game simulasi, dan satunya lagi aplikasi Coloring.. Game simulasi yang aku mainkan, semuanya keluaran dari Kairosoft, yang merupakan platform game asal Jepang..